Monday, 30 January 2012

Menghilangkan Rambut/Bulu yang Tidak Diinginkan


Foto diambil dari sini.
Anda mungkin melihatnya ketika sedang bercermin: bulu yang tumbuh di dagu, bagian atas bibir, atau di hidung Anda. Atau Anda mungkin memiliki rambut-rambut yang tidak diinginkan di kaki atau jari tangan dan jari kaki, belum lagi di bagian perut bagian bawah dan garis bikini. Mengapa hal ini bisa terjadi?


Terlalu banyak rambut tumbuh di tempat yang salah ini sering terkait dengan gen. Rambut yang berlebihan juga bisa diakibatkan dari efek samping obat tertentu yang Anda konsumsi. Pada beberapa wanita, itu bisa menjadi tanda gangguan sistem endokrin.

Dalam banyak kasus, rambut-rambut yang tidak diinginkan tersebut dapat dihilangkan sendiri oleh Anda. Cobalah teknik-teknik berikut:

1. BleachingBleaching atau teknik pemutihan rambut ini berguna untuk mencerahkan warna rambut, sehingga membuatnya menjadi kurang terlihat.

2. Mencukur. Aktivitas mencukur ini efektif untuk bagian-bagian tubuh seperti kaki dan ketiak. Jangan mencoba teknik ini pada garis bikini Anda.

3. Mencabut. Rasanya memang agak sakit, tetapi jika Anda ingin membentuk alis atau ingin menghilangkan sejumlah rambut dari wajah Anda, metode terbaik adalah dengan menggunakan penjepit/tweezer.

4. Gunakan krim penghilang rambut. Pilih produk sesuai dengan jenis rambut yang ingin Anda hilangkan, dan cobalah terlebih dahulu pada area kecil kulit Anda sebelum menggunakannya, untuk memastikan Anda tidak alergi terhadap krim tersebut.

5. Wax. Banyak wanita lebih memilih waxing untuk alis, area bibir atas, dan area bikini. Anda dapat melakukannya sendiri atau bisa dilakukan di salon langganan Anda. Caranya, cairan wax berupa lilin hangat dioleskan ke daerah rambut yang tidak diinginkan. Setelah lilin mengeras, tarik wax-nya, dan rambut-rambut yang mengganggu akan ikut terbawa. Teknik waxing dapat menyebabkan kulit terasa perih untuk sementara waktu.

Kira-kira cara apa yang cocok untuk Anda?

Friday, 27 January 2012

10 Alat Make Up yang Harus Dimiliki


Kuas, spons, dan lain-lain. Tas make up Anda tidak akan lengkap tidak ada benda-benda yang merupakan kunci penting dalam ber-make up. Berikut adalah 10 alat make up terpenting untuk membantu Anda merias wajah seperti seorang profesional.


  • Powder Puff. Powder puff wajib dimiliki untuk mengaplikasikan bedak tabur maupun bedak padat. Benda ini juga bagus untuk mengurangi warna perona pipi atau riasan mata yang berlebihan, atau untuk membersihkan daerah di bawah mata Anda, jika terdapat sisa taburan eyeshadow dan noda eyeliner.

  • Wedge Sponge. Ini adalah alat makeup yang sangat baik untuk mengaplikasikan foundation cair dengan merata. Spons yang berkualitas tinggi adalah yang jenisnya padat namun tidak kaku. Saat menggunakan alas bedak, gunakan spons dengan cara ditekan dan ditepuk, bukan dengan diusap di wajah. Jika Anda memiliki alergi kulit, pastikan untuk memilih spons yang bebas lateks.
  • Concealer Brush. Untuk memperoleh tampilan kulit sempurna, menggunakan concealer adalah suatu keharusan. Apapun jenis concealer, baik berupa cairan, krim, atau berbahan dasar bedak, cara terbaik untuk mengaplikasikan produk ini adalah dengan kuas concealer. Kepala ovalnya membantu untuk menutupi noda dan ketidaksempurnaan lainnya dengan mudah.
  • Smudge Brush. Sikat berbulu pendek ini sangat ideal untuk mambaur riasan mata, untuk mendapatkan efek smoky eyes. Kepala kuas yang runcing dan tebal memungkinkan Anda untuk membaur riasan mata dan melembutkan warna tegas di kelopak mata.
  • Eyeliner Brush. Yang paling mudah untuk digunakan adalah eyeliner brush berkepala datar/rata dan tumpul, untuk memungkinkan Anda mengaplikasikan eyeliner di sepanjang garis bulu mata dan memberikan warna yang intens di dasar bulu mata. Sikat dengan ujung menyudut memungkinkan untuk memberikan keakuratan yang lebih baik. Eyeliner brush dapat digunakan untuk eyeliner cair atau bubuk.
  • Eyelash Curler. Alat makeup ini berguna untuk membuat bulu mata Anda lebih lentik dan menambah kesempurnaan ketika dikenakan maskara. Cara menggunakannya, saat mata terbuka, tempatkan penjepit bulu mata Anda sedekat mungkin dengan garis bulu mata, lalu remas pegangan dengan lembut sampai bantalannya saling menyentuh, kemudian lepaskan. Bantalan berbahan Silikon (bukan karet) memberikan efek lentik terbaik.
  • Eyebrow Brush/Lash Comb. Anda bisa berhemat dengan mendapatkan sikat alis di satu sisi dan sisir bulu mata di sisi satunya. Sisi sikat bisa digunakan untuk membentuk alis Anda (dengan atau tanpa gel untuk alis), dan sisi sisir bulu mata dapat menghilangkan gumpalan maskara dari bulu mata Anda.
  • Lip Brush. Kuas ini memiliki kepala dan sisi yang runcing, yang memungkinkan Anda untuk membentuk bibir Anda - dan membuat warna bibir Anda terlihat seperti dipalikasikan oleh seorang profesional. Pilihlah kuas bibir yang dapat ditutup, untuk menjaga tas kosmetik Anda tetap bersih dan kepala kuas bebas dari kuman, rambut, dan serat.
  • Cotton Swab. Untuk perbaikan kecil pada make up, tidak ada yang lebih baik selain memakai kapas atau cotton bud. Anda hanya tinggal mencelupkan salah satu ujungnya dalam sedikit toner atau krim wajah untuk menghapus kesalahan maskara, atau dapat juga digunakan kering untuk memperbaiki kesalahan saat mengaplikasikan lip liner.
  • Cotton Rounds. Gunakan kapas empuk ini dengan pembersih wajah favorit Anda untuk menghapus make up. Untuk area mata yang lembut, kapas yang tebal, dan berbentuk bulat sangat baik karena bahannya lunak dan tidak akan terlepas berantakan. Kapas ini juga dapat digunakan untuk astringent atau toner setelah mencuci wajah Anda - atau untuk menghapus cat kuku Anda.

Wednesday, 25 January 2012

Bau Mulut? Oh, No!


Foto diambil dari sini.

Semua orang menderita jika memiliki bau mulut (istilah medisnya dikenal sebagai halitosis). Tembakau dan makanan seperti pasta bawang putih, bisa merubah nafas segar menjadi berbau tak sedap. Tetapi menyikat gigi yang tidak tepat juga bisa menjadi biang keladinya.

Menyikat gigi dengan benar sangatlah penting karena perawatan mulut yang ceroboh dapat meninggalkan partikel makanan di dalam rongga mulut dan gigi. Hal ini dapat menyebabkan terkumpulnya bakteri yang dapat mengakibatkan bau mulut. Merokok juga mengeringkan mulut Anda, yang berarti menjadi hanya sedikit air liur yang tersedia untuk membersihkan sisa-sisa makanan dan bakteri. Hasilnya adalah halitosis. Halitosis juga dapat disebabkan oleh makanan seperti bawang putih dan bawang bombay, karena setelah makanan dicerna dan diserap ke dalam aliran darah, akan terbawa ke paru-paru, di mana Anda akan terus menghembuskan aroma nafas sampai aroma tersebut hilang dari tubuh Anda. Untuk beberapa jenis makanan, dapat memakan waktu hingga 72 jam!

Memakan permen mint atau berkumur dengan obat kumur dapat menutupi bau mulut, namun hanya sementara. Untuk mencegah halitosis, cobalah tips ini:
  • Sikat gigi Anda setidaknya dua kali sehari, selama dua sampai tiga menit pada satu waktu, dan jangan lupa untuk menyikat lidah Anda. Bahkan lebih baik lagi, gunakan pembersih lidah yang banyak tersedia di toko obat, karena lidah seperti spons, pembersih lidah tersebut akan menghilangkan bakteri lebih banyak dari sikat gigi Anda. Ganti sikat gigi Anda setiap tiga sampai empat bulan. Untuk menghilangkan sisa makanan di antara gigi, gunakan dental floss/benang gigi sehari-hari. Jika Anda memakai gigi palsu, lepaskan dan bersihkan secara teratur setiap hari.
  • Minum banyak air untuk merangsang aliran air liur dan menjaga kelembaban mulut Anda. Anda juga dapat merangsang air liur dengan permen karet atau mengisap permen keras tanpa gula.
  • Jangan merokok. Jika Anda ingin membantu menghilangkan kebiasaan itu, tanyakan kepada dokter atau dokter gigi untuk merekomendasikan program berhenti merokok.
  • Katakan "tidak, terima kasih" untuk bawang putih, bawang merah, dan makanan lainnya yang memiliki bau yang kuat.
  • Lakukan perawatan gigi secara teratur. Temui dokter gigi Anda setidaknya dua kali setahun agar gigi Anda diperiksa dan dibersihkan. ***

Monday, 23 January 2012

Mengenal Hiperpigmentasi


Foto: http://banjarmasin.tribunnews.com/photo/2011/07/8331fbb9a956fba4a9da38a9b5afff58.jpg

Hiperpigmentasi adalah bintik hitam yang disebabkan karena terlalu banyaknya kandungan pigmen pada kulit. Apakah Anda tahu apa saja yang memicu timbulnya hiperpegmentasi? Dan apa yang harus dilakukan ketika hal tersebut terjadi pada Anda?

Hiperpigmentasi memang menjadikan kulit menjadi kurang terlihat cantik, namun sebetulnya hiperpigmentasi tidak berbahaya. Kondisi ini sebetulnya sangat biasa terjadi, penyebabnya adalah terlalu aktifnya sel-sel kulit yang disebut melanosit, yang merangsang produksi melanin, yaitu substansi yang memberikan warna pada kulit Anda. Matahari, hormon, penyakit tertentu dan obat-obatan merupakan beberapa hal yang memicu aktifnya melanosit. Berikut ini adalah berbagai jenis hiperpigmentasi.

Sinar Matahari
Bagi Anda yang suka berjemur atau sering terekpos sinar matahari, berhati-hatilah. Selain akan terkena risiko terbakar sinar matahari atau bahkan kanker kulit, paparan sinar UV memiliki peran penting dalam mengembangkan hiperpigmentasi. Ketika aktivitas melanosit tinggi karena terpapar sinar UV yang berlebihan dan memicu melanin yang terlalu banyak, hasilnya adalah hiperpigmentasi, biasanya berupa bintik-bintik kecil (freckles) atau “bintik usia” yang lebih besar. Bintik baru bisa muncul, atau bisa juga bintik yang sudah ada menjadi lebih gelap. Pencegahan yang utama: kurangi paparan sinar matahari, mengenakan pakaian yang dapat melindungi dari sinar matahari, dan menggunakan tabir surya yang tahan air dengan minimal SPF 15 (SPF 30 atau yang lebih tinggi akan memberikan perlindungan yang lebih baik).

Pasca Inflamasi
Pernah melihat bagaimana kulit Anda kadang-kadang menggelap setelah cedera, misalnya luka, luka bakar, atau jerawat? Perubahan warna ini dapat berlangsung selama berminggu-minggu, berbulan-bulan, atau bahkan bertahun-tahun, dan berubah menjadi bekas luka permanen. Jenis hiperpigmentasi ini dapat terjadi terhadap semua jenis kulit, terutama umumnya terjadi di antara orang-orang yang kulitnya lebih berwarna. Tabir surya dapat membantu mencegah hiperpigmentasi ini dan mencegah daerah itu menjadi lebih gelap. Jika perubahan warna tersebut benar-benar mengganggu Anda, tanyakan kepada dokter kulit Anda mengenai produk pencerah kulit atau mikrodermabrasi untuk mengobati area yang gelap.

Melasma 
Ini adalah gangguan hiperpigmentasi yang umumnya terjadi pada sebagian besar perempuan. Penyebab melasma sebenarnya tidak diketahui, tapi para ahli percaya bahwa ini adalah hal yang turun-temurun. Kadang-kadang hiperpegmentasi ini disebut sebagai “topeng kehamilan”. Melasma menyebabkan bercak coklat atau keabu-abuan yang muncul di pipi, hidung, dan dahi. Penyebabnya adalah hormon, yang bertambah terus selama masa kehamilan. Faktor pemicu lainnya termasuk juga pil KB, terapi hormon, obat-obatan tertentu atau kosmetik, dan sinar matahari. Melasma biasanya menghilang sendiri, baik setelah melahirkan atau setelah Anda berhenti minum hormon, atau pil KB. Tapi jika kulit tidak berubah kembali menjadi seperti semula, tanyakan kepada dokter kulit Anda untuk mengobati daerah tersebut dengan krim, mikrodermabrasi, atau perawatan laser.

Jadi jika Anda terganggu dengan hiperpigmentasi atau khawatir tentang perubahan pada kulit, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan internis atau dokter kulit. Ingat, lebih baik aman daripada menyesal di kemudian hari.